
Chanelnusantara.com – Batam | Aktivitas judi online (judol) hingga saat ini masih terus berlangsung, bahkan belakangan sempat viral sebuah rumah di Kompleks Perumahan Angkatan Darat (KPAD) Cijantung, Jakarta Timur, dijadikan markas judol.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Atas informasi masyarakat, markas judi online di komplek perumahan AD ini dikabarkan telah digerebek, 11 orang yang diduga operator diamankan dari lokasi.
Terkait hal ini, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menyebut bahwa kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan.
“Saat ini proses pemeriksaan dan pendalaman terhadap para terduga operator serta barang bukti masih berlangsung,” ungkap Donny, dalam keterangannya, Kamis (8/10).
Dijelaskan Donny, terungkapnya dugaan aktivitas judol ini berawal dari laporan dan kepedulian warga yang mencurigai adanya aktivitas tidak wajar di salah satu rumah di lingkungan tersebut.
Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Kodim 0505/Jakarta Timur bersama unsur kewilayahan mendatangi lokasi dan mengamankan tempat serta sejumlah barang bukti untuk proses lebih lanjut.
11 orang diamankan, seluruhnya merupakan warga sipil.yang terdiri dari enam laki-laki dan lima perempuan.
Selain mengamankan para terduga operator, aparat turut mengamankan 32 unit komputer, 14 telepon seluler pribadi, serta sembilan KTP.
Lokasi kemudian dipasang garis polisi. Aliran listrik di lokasi juga dipadamkan untuk kepentingan pengamanan dan pemeriksaan lebih lanjut.
Informasi terakhir, pemilik rumah dinas di Kompleks Perumahan Angkatan Darat (KPAD) Cijantung, Jakarta Timur, disebutkan telah menjalani pemeriksaan di Pomdam Jaya.
Rumah dinas tersebut dikabarkan disewakan kepada masyarakat sipil. Kapendam Jaya Letkol Arh Noor Iskak mengatakan rumah tersebut diduga disalahgunakan sebagai markas judol.
“Info sementara rumah disewakan ke masyarakat sipil dan disalahgunakan oleh penyewa rumah,” kata Noor, dikutip dari media online Indonesia.



