
Chanelnusantara.com – Batam | Terjadinya kecelakaan kerja yang berulang-ulang di kawasan industri galangan kapal PT ASL Shipyard Tanjung Uncang, kini menjadi perhatian serius Pemerintah kota Batam.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Wali Kota Batam sekaligus Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, menunjukkan perhatiannya akan mengambil tindakan terhadap operasional PT ASL jika laka kerja kembali terjadi.
Amsakar dengan tegas mengatakan akan melakukan pencabutan izin jika insiden kecelakaan kerja terjadi kembali di PT ASL Shipyard.
Adapun pernyataan tersebut disampaikan oleh Walikota Batam Amsakar Achmad di sela-sela peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Batam, Jumat, 1 Mei 2026 lalu.
“Kami sangat menghargai investasi. Tapi nyawa pekerja tidak boleh diabaikan,” ujar Amsakar dengan nada tegas.
Selain itu, Amsakar menilai bahwa frekuensi kecelakaan di PT ASL sudah masuk tahap mengkhawatirkan. Menurutnya hal tersebut menunjukkan ada celah pengawasan internal yang tidak berjalan di lapangan.
Oleh karena situasi tersebut, Amsakar meminta manajemen PT ASL Shipyard untuk segera mengevaluasi total standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
“Keselamatan kerja bukan pilihan, melainkan kewajiban. Saya tidak ingin mendengar lagi laporan kecelakaan yang sebenarnya bisa dicegah. Jika masih terus berulang, saya akan cabut izinnya,” tegasnya.
Amsakar juga berjanji akan memerintahkan dinas terkait untuk turun ke lapangan. Melakukan peninjauan dan memastikan apakah prosedur keselamatan di PT ASL telah sesuai aturan.
Atas perhatian dan peringatan tegas pemerintah kota Batam terhadap insiden Laka kerja yang berulang-ulang ini, masyarakat berharap Laka kerja tidak terulang kembali, pelaku usaha ataupun perusahaan lebih memperhatikan keselamatan para pekerja.| *



