
Chanelnusantara.com – Karimun | Manajemen Satria Hotel Karimun, baru baru ini angkat bicara terkait masifnya pemberitaan media online yang menyebutkan arena gelanggang permainan (Gelper) di Satria hotel diduga menjalankan praktek perjudian.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Raja Etha Angga Prayoga, mewakili pemilik Satria Hotel Karimun mengklarifikasi bahwa aktivitas gelanggang permainan yang mereka kelola tidak ada indikasi praktek perjudian.
Adapun tudingan dalam pemberitaan tersebut, dikatakan Raja Etha Angga Prayoga tidak sesuai dengan fakta yang ada di lapangan saat ini.
“Kami tegaskan indikasi judi itu ‘tidak ada’. Sekali pun jika memang itu benar, kami yakin aparat kepolisian sudah menindak dengan tegas,” ungkap Angga, Selasa, 12 Agustus 2025, dikutip dari Kepripedia.com.
Terkait dengan skema permainan yang berlangsung di gelper Satria Hotel, Angga juga menjelaskan bahwa setiap pengunjung yang berhasil mengumpulkan poin dapat menukar poinnya dengan berbagai jenis hadiah yang telah disiapkan, seperti boneka, barang elektronik dan rokok.
Seturut dengan klarifikasi pihak managemen Satria Hotel ini, Kapolres Karimun juga mengatakan hal sama, bahwa tidak ada berlangsung aktivitas perjudian di gelanggang permainan di Hotel Satria.
Alih-alih dikatakan tidak ada indikasi perjudian, pernyataan manajemen dan Kapolres Karimun ini dinilai berbanding terbalik dengan kenyataan di lapangan.
Sesuai hasil investigasi Tim awak media pada Kamis malam hingga Jumat subuh (28-29/8/2025) ditemukan bahwa gelper di Satria Hotel menyediakan akses perjudian, adanya permainan dengan modal uang untuk meraih kemenangan uang.
Pemain menyetorkan uang tunai untuk mendapat kredit agar dapat bermain, jika pemain beruntung menaikkan kredit, maka kredit yang dikumpulkan tersebut dapat langsung ditukarkan dengan uang tunai, bukan ditukarkan kedalam bentuk hadiah barang.
Lantas, bagaimana sebenarnya kepastian dugaan praktek perjudian gelanggang permainan di Satria Hotel ini, apakah ada berlangsung praktek perjudian atau tidak.
Masyarakat berharap kepada kepolisian Polres Karimun agar serius menindaklanjuti dugaan perjudian di gelanggang permainan Satria Hotel ini, agar jangan isu perjudian di Karimun semakin liar ditengah masyarakat.
Terkait temuan dugaan perjudian hasil investigasi awak media di Satria Hotel ini, hingga berita ini diterbitkan Kapolres Karimun belum bersedia memberikan keterangan . | Red.




