
ChanelNusantara.com – Ciamis Jawa Barat | Setelah 2 hari sehabis lebaran bapak Fatuloh berangkat pulang ke kampung halaman nya, yaitu kota tegal, dengan niat dan tujuan untuk menyelesaikan masalah hutangnya ke Bank Mandiri cabang tegal selawi.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Awalnya fatuloh ingin memberikan surat gugatan dan sekaligus ingin melunasi hutang nya, terkait lelang yang sudah ditujukan kepanya, AN/Siti Markhumah, Istri fatuloh, dan Aset yang dilelang adalah milik mertuanya, dikarenakan merasa keberatan tidak ada keterbukaan dari pihak Bank, yang selalu menyerahkan masalah hutangnya kepada orang yang mengaku collector yang bernama solidin,
Dengan berbekal data yang didapat dari Bank Mandiri Cabang Ciamis yang Nominal hutangnya kurang lebihnya Rp.25.000.000, karena hutang Fatuloh sudah hapus buku(seperti yang dikatakan Pegawai Bank Mandiri di cabang Ciamis). Namun dari pihak bank mandiri tegal, bersikukuh meminta pelunasan di angka nominal Rp.100.200.000, fengan ancaman aset akan dilelang tanpa putusan pengadilan.
Setelah sesampainya di kota Tegal, fatuloh langsung ke Cabang Bank Mandiri Selawi yang awalnya ingin mengajukan surat gugatan namun Fatuloh malah berbalik merasa kebingungan, Pihak Bank mandiri cabang tegal mengatakan kepada Fatuloh dipersilahkan jika ingin menggugat.
“Silahkan pak, kalau Mau menggugat juga, Kita juga punya pengacara” ucap pegawai Bank.
Atas hal tersebut, Fatuloh merasa ada di bawah akibat ucapan pegawai bank, dengan panik akhirnya Fatuloh meminta bantuan kepada mertuanya, untuk membayarkan hutangnya yang sesuai di minta oleh Bank Mandiri cabang selawi tersebut, yang akhirnya masalahnya pun selesai.
Namun setelah semuanya selesai, fatuloh merasa penasaran dan memvalidasi kembali data tersebut dan kembali datang ke cabang Bank Mandiri yang berada di ciamis, dari pihak Bank mandiri ciamis tetap membenarkan hutangnya sebesar kurang lebih Rp 25.000.000, bahkan pihak Bank Mandiri cabang ciamis menjelaskan terkait hutangnya dengan sangat rinci.
Pada akhirnya Fatuloh merasa bingung dan merasa sangat dirugikan oleh kejadian tersebut, dengan perasaan sedih Fatuloh menjelaskan permasalahannya kepada wartawan saat sedang mampir ke warung miliknya. |Yusef F.S.






