
Chanelnusantara.com – Batam | Dukung keberhasilan UMKM, Bea Cukai Batam melaksanakan kegiatan Customs Visit Customer terhadap pelaku usaha UMKM, salah satu terhadap Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Isna Puring. Selasa (15/3/22).
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!UMKM Isna Puring ini bergerak di bidang kerajinan tangan yang terbuat dari eceng gondok yang pertama di Kepulauan Riau. Penjualan produk hasil kerajinan tangan Isna Puring ini sudah tembus hingga ke pasar mancanegara seperti Singapura, Malaysia, Belgia, dan Jepang.
Tanaman eceng gondok seringkali dianggap sebagai gulma atau sarang hama. Namun, di tangan Isna, tanaman itu mampu disulap menjadi kerajinan tangan bernilai ekonomi tinggi. Eceng gondok itu dikeringkannya, lalu dianyam menjadi berbagai kerajinan tangan. Semua proses itu dilakukan di kediamannya di Bukit Ayu Lestari Blok B1 No 8, Kecamatan Sei Beduk, Batam, Kepulauan Riau.
“Dulu awalnya saya pembuat rajutan, namun di tahun 2013 baru merambah kerajinan eceng gondok. Awalnya iseng, karena rumah saya dekat dengan DAM Duriangkang, disitulah kami lihat limbah eceng gondok itu terbuang begitu saja. Dulu waktu saya di Jawa, saya pernah belajar bikin kerajinan dari eceng gondok,” ungkap Isna.
Untuk diketahui, Produk anyaman Aceng Gondok buatan Isna ini terus berkembang dan telah dipamerkan dibanyak daerah di Indonesia dan luar negeri. Untuk memenuhi permintaan dari banyak pihak Isna pun sudah tidak lagi kesulitan lantaran sudah memiliki banyak ibu-ibu handal yang sudah sukses diberdayakan.
Terbaru, hasil anyaman eceng gondok Isna Puring tembus ke Tokyo, Jepang. Beberapa produk di antaranya adalah alas piring dan sendok, keranjang buah, vas bunga, dan kursi.
“Di tahun 2022 ini, saya juga tengah melakukan persiapan ikut pameran produk ke London, hanya saja masih terkendala biaya kirimnya,” tandas Isna.
Melihat adanya potensi tersebut, Bea Cukai Batam terus mendukung keberhasilan UMKM Isna Puring. Saat melakukan kunjungan, rombongan yang dipimpin oleh Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan, Sabaruddin Rahmat Pasaribu, tak hanya melihat-lihat produk yang ada, namun juga memberikan serta mendengarkan kebutuhan yang dibutuhkan oleh pemilik UMKM.
“Maksud kedatangan kami kesini untuk melihat seberapa siap Isna Puring untuk memasarkan produknya di pasar internasional. Kami juga siap mengasistensi semua kebutuhan-kebutuhan Isna Puring untuk melakukan kegiatan ekspor produk ke luar negeri,” ucap Sabaruddin.
Sebagaimana diketahui Bea Cukai Batam terus menjalankan fungsinya sebagai Industrial Assistance. Terutama untuk mendukung keberhasilan UMKM agar mampu memasarkan produknya ke mancanegara.
Kegiatan bertajuk Customs Visit Customer ini hanya salah satu dari berbagai kegiatan asistensi yang rutin dilakukan oleh Bea Cukai Batam untuk membantu masyarakat dalam mengembangkan industrinya. |*






