
Chanelnusantara.com – Batam | Menindaklanjuti pemberitaan sebelumnya terkait kebakaran kapal ELSA REGENT / ELNUSA TRANS SAMUDRA di kawasan galangan PT ASL Shipyard, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, tim media ini telah menerima keterangan dari kepolisian setempat.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Klarifikasi Kapolsek: Kapal Tidak Bermuatan dan Nihil Korban Jiwa
Kapolsek Batu Aji Bayu Rizki Subagyo pada Senin (26/01/2026) menegaskan bahwa tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa kebakaran kapal ELSA REGENT. Ia juga memastikan bahwa kapal tersebut telah lama tambat di lokasi, lebih dari lima tahun, serta tidak sedang menjalani proses docking maupun perbaikan saat kebakaran terjadi.
“Beberapa saat setelah api padam, kami naik ke kapal dan memeriksa. Tidak ada muatan, apalagi minyak mentah. Tidak ada kegiatan pekerjaan apa pun. Yang saya lihat hanya banyak tumpukan kabel tembaga di atas kapal. Kapal itu sudah lima tahun lebih parkir di sana dan tidak sedang docking atau perbaikan,” ujar AKP Bayu Rizki Subagyo kepada wartawan.
“Saya pastikan tidak ada korban jiwa. Untuk penyebab kebakaran masih dalam pemeriksaan,” tambahnya.
Klarifikasi ini sekaligus meluruskan informasi awal yang sempat berkembang di publik terkait dugaan muatan minyak mentah di atas kapal saat kejadian.
Fakta Tambat Lebih dari Lima Tahun Jadi Perhatian Publik
Meski tidak bermuatan, dari pendalaman lanjutan di lapangan terungkap bahwa kapal ELSA REGENT telah berada atau tambat di area galangan PT ASL Shipyard dalam waktu yang sangat lama, diperkirakan lebih dari lima tahun, tanpa aktivitas docking maupun perbaikan.
Kondisi tersebut memunculkan perhatian publik terhadap status operasional kapal, perizinan tambat, serta pengawasan keselamatan kapal non-operasional yang berada lama di kawasan industri pesisir.
Keterkaitan Kapal dengan Grup Pertamina
Sebagai informasi, kapal ELSA REGENT dioperasikan oleh PT Elnusa Trans Samudera, yang merupakan anak usaha PT Elnusa Tbk. PT Elnusa Tbk sendiri tercatat sebagai bagian dari Subholding Upstream dalam struktur bisnis Pertamina melalui Pertamina Hulu Energi.
Dengan struktur tersebut, ELSA REGENT merupakan bagian dari aset dalam ekosistem industri energi nasional, sehingga insiden kebakaran ini turut menarik perhatian publik terhadap tata kelola keselamatan aset strategis.
Publik Menanti Penjelasan KSOP Batam
Seiring terungkapnya fakta kapal tambat dalam jangka waktu panjang, publik kini menanti penjelasan dari KSOP Batam, khususnya terkait status izin tambat kapal, jangka waktu keberadaan kapal di galangan, serta pengawasan kepelabuhanan terhadap kapal non-operasional di kawasan industri pesisir.
Manajemen Galangan Belum Beri Keterangan
Sementara itu, manajemen PT ASL Shipyard belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab awal kebakaran, sistem pengamanan kapal non-operasional, maupun evaluasi keselamatan pascakejadian.
Media ini akan terus memantau perkembangan kasus ini dan menyampaikan informasi lanjutan kepada publik secara berimbang, akurat, dan bertanggung jawab. | */R.Sihombing.



