
Chanelnusantara.com – Batam | Orang tua dari 3 orang calon siswa SMAN 3 Batam mendatangi kantor cabang Dinas Pendidikan Provinsi Kepri (Kacabdis Prov Kepri) untuk mengadukan nasib anak mereka yang hingga saat ini belum diterima sekolah. Jumat (30/8/24).
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Kedatangan para orang tua calon siswa ini untuk menanyakan dan sekaligus mengadukan nasib anak mereka yang belum mendapatkan kursi di SMAN 3 Batam.
Informasi yang diperoleh awak media ini, bahwasanya suasana keheningan dalam pertemuan antara orang tua calon siswa dengan kasdianto selaku Kacabdis Provinsi Kepri tiba-tiba sontak pecah.
Orang tua para calon siswa sontak menangis histeris ketika mendengar tanggapan Kacabdis Provinsi Kepri, jawaban Kasdianto tidak sesuai harapan mereka.
“Ibu-ibu orang tua calon siswa dan anak-anak mereka menangis histeris karena harapan mereka untuk ber sekolah di SMAN 3 pupus,” ujar sumber, salah satu keluarga calon siswa.
Sementara itu, Kacabdisdik Provinsi Kepri di Batam, Kasdianto saat dikonfirmasi awak media ini diruang kerjanya membenarkan kehadiran para orang tua dan calon siswa untuk menanyakan terkait pendaftaran siswa di SMAN 3 yang belum ada kepastian.
“Iya mereka datang ke kantor, kami sudah ketemu dan saya menyarankan agar anak-anak segera didaftarkan di sekolah yang ada di wilayah mereka tinggal, sebab daya tampung sekolah ada batasnya. Sesuai dengan Permen no 47 jumlah siswa per kelas atau kelompok belajar per kelas 36 siswa, jika ini ditambah maka ruangan tidak sehat,” ujar Kasdianto.
Namun, saat ditanya terkait adanya sekolah yang melebihi jumlah siswa perkelas atau tidak sesuai dengan bunyi permen 47, Kasdianto mengatakan itu merupakan inisitif atau kebijakan Gubernur dan Kadis Pendidikan Provinsi Kepri untuk meminta penambahan kuota ke Kementerian Pendidikan.
“Ini dilakukan untuk menampung siswa yang masuk dalam daftar tunggu, nah setelah mendapat persetuan dan masuk dalam prodik siswa yang masuk dalam daftar tunggu tersebut dapat diterima sehingga menambah jumlah siswa per kelas,” kata Kasdianto.
Hingga berita ini diunggah awak media ini masih berupaya mencari informasi terkait kepastian calon siswa SMAN 3 Batam ini. Awak media juga akan berupaya menghubungi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri terkait hal ini. | Rls.




