
Chanelnusantara.com – Batam | Dibalik duka mendalam keluarga korban atas terbaliknya kapal tunda (tugboat) yang terjadi di kawasan perairan PT ASL Shipyard Tanjunguncang, Batam, Kepulauan Riau, setidaknya ada kabar baik bagi korban kelima yang sebelumnya belum ditemukan.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Informasi yang diterima media ini, bahwa korban kelima dalam insiden kapal tenggelam ini dinyatakan berhasil ditemukan. Korban ditemukan dalam kondisi selamat setelah proses pencarian selama tiga hari.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Fazzli, menjelaskan dengan ditemukannya korban terakhir, Tim SAR gabungan mengusulkan penutupan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap kecelakaan kapal tersebut.
“Korban bernama Yusuf Tangkil (57) ditemukan setelah terjebak selama tiga hari di dalam badan kapal yang terbalik,” jelasnya, Minggu (8/3/2026).
Operasi pencarian pada hari ketiga dimulai sejak pukul 04.30 WIB sesuai rencana operasi. Tim SAR memfokuskan pencarian dengan melakukan penyisiran di bagian dalam badan kapal.
Pada pukul 05.00 WIB, tim penyelam dari PT ASL Batam diturunkan untuk melakukan penyelaman ke dalam lambung kapal. Sekitar 10 menit kemudian, tepatnya pukul 05.10 WIB, tim berhasil menemukan Yusuf di dalam ruang mesin kapal.
“Korban diketahui masih hidup karena adanya kantong udara (air pocket) di dalam ruangan tersebut yang memungkinkannya bertahan selama kapal dalam kondisi terbalik,” ujarnya.
Setelah seluruh korban ditemukan, tim SAR gabungan melakukan debriefing pada pukul 06.00 WIB. Karena seluruh target operasi telah berhasil dievakuasi, operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup.
Untuk diketahui, terbaliknya kapan tunda di kawasan PT ASL ini dikabarkan melibatkan lima orang kru. Dari jumlah tersebut, Tiga orang ditemukan meninggal dunia, sementara setelah ditemukannya korban kelima ini Dua orang dinyatakan berhasil selamat.
Korban selamat ialah M. Habib Ansyari (20), warga Langkat, dan Yusuf Tangkil (57), warga Samarinda. Sementara Tiga korban lainnya meninggal dunia, Abdul Rahman (59), warga Tiban, Batam, Guntur Pardede (51), warga Tiban Lama, Batam, serta Jhonson Bertuahman (47), warga Tembesi, Batam. | *




