
ChanelNusantara.com – Karimun | Sorotan tajam dari masyarakat dan unggahan di media sosial hingga pemberitaan di beberapa media Online terkait Gelanggang Permainan (Gelper) di Hotel Satria Kabupaten Karimun seolah dianggap angin lalu oleh pemilik usaha tersebut.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Disinyalir tempat usaha Gelanggang Permainan (Gelper) yang berada di Hotel Satria Kabupaten Karimun ini diduga kuat menjajakan permainan berunsur judi yang dapat meresahkan masyarakat.
Bahkan, pengelola Gelanggang permainan tersebut dengan terang-terangan menarik pelanggan dengan menyediakan hadiah yang menggiurkan dengan nilai fantastis hingga puluhan juta rupiah yang berbentuk barang seperti bingkisan dan lain-lain. Serta adanya informasi dari masyarakat bahwa penukaran uang atas kemenangan pengunjung yang diberikan diluar arena hanya sebagai alibi menghindari razia petugas ataupun penegak hukum.
Gelper berkedok Permainan keluarga tersebut, menurut masyarakat khususnya di Kabupaten Karimun dianggap sebagai sarang perjudian yang disinyalir adanya pembiaran oleh pemerintah daerah serta penegak hukum dengan dalih telah mengantongi ijin dari Pemerintah.
“Hal ini akibat pengawasan yang minim serta diduga adanya pembiaran dari APH terkait dalam hal ini Polres Karimun sehingga pelaku usaha Gelper di Hotel Satria ini bebas menjalankan kegiatan usahanya seakan kebal hukum.” pungkas salah satu masyarakat.


Merujuk dari pemberitaan sebelumnya, terkait arena Gelanggang Permainan di Hotel Satria Karimun ini, seperti Jackpot, Bola Pimpong diduga kuat ada unsur perjudian dan dilokasi tersebut sering terjadi tindak kriminal.
Aktivitas di hotel Satria seakan tidak ada tindakan yang dilakukan oleh Aparat Penegak Hukum dan Instansi Pemerintah setempat seakan tutup mata dengan permasalahan yang terjadi di lokasi.
Awak media telah mempertanyakan hal tersebut via seluler kepada Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karimun, Muhammad Yunus, Ia mengatakan untuk saat ini pihaknya akan melakukan peninjauan ke lokasi Gelper, jika terdapat ada peraktek perjudian di lokasi akan memberikan sangsi.
“Kita akan melakukan peninjauan ke lokasi Gelper, jika terdapat ada peraktek perjudian di lokasi akan memberikan sangsi” tulisnya.
Terpisah, sebelumnya dari pengakuan salah satu pengunjung di Hotel Satria ini, sebut saja Budi, juga mengungkapkan bahwa bermain di Gelper Hotel Satria harus menggunakan uang, jika menang voucher atau kredit bisa ditukarkan langsung hasil kemenangan dengan Uang di kasir.
Hingga berita ini diterbitkan untuk ke_sekian kalinya, saat ini aktivitas arena permainan di Hotel Satria ini masih tetap beroperasi dan mulus menjalankan kegiatan usahanya. | Red.






