
Chanelnusantara.com – Pemalang | Kepala Dinas kesehatan kabupaten Pemalang, dr. Yulies Nuraya sangat memperhatikan permasalahan Kasus gizi buruk pada anak (Stunting), hal ini dibuktikan dengan langsung mengadakan kunjungan kepada salah satu keluarga di jalan Brantas, kelurahan Kebondalem, Pemalang Kota, beberapa harri yang lalu.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Untuk lebih mengetahui lebih jelas apakah Stunting itu ? Lalu apa penyebab dan indikasi nya, berikut sedikit ulasan tentang Stunting atau Gizi buruk.
Stunting adalah Kondisi kurang gizi kronis, yang di tandai dengan tubuh pendek pada anak balita (di bawah usia 5 tahun).
Anak yang mengalami Stunting, akan terlihat pada saat usia menginjak usia dua tahun.
Masih banyak orang tua yang belum mengerti, seperti apa itu Stunting,? Seorang anak dikatakan mengalami Stunting, apabila tinggi badan dan panjang tubuhnya minus dua dari Standard MULTICENTRE GROWTH REFERENCE STUDY, atau Standar Deviasi median Standar pertumbuhan pada anak dari Badan kesehatan Dunia ( WHO ).




Masalah Stunting ini menjadi perhatian khusus Kepala Dinas kesehatan Kabupaten Pemalang, dokter Yulies Nuraya . Dimana penangananya harus benar benar Serius.
Dalam penanganan tersebut juga harus melibatkan berbagai pihak dan masyarakat juga dipinta pro aktif, apabila melihat ataupun mendengar serta mendapatkan keluarga atau di lingkungan nya, ada kasus gizi buruk pada anak atau Stunting, untuk segera menghubungi puskesmas terdekat.
“Apabila mengetahui ada kasus Stunting, informasi ke puskesmas atau langsung ke Kantor Dinas kesehatan Kabupaten Pemalang, agar segera bisa di tangani, seperti kejadian temuan gizi buruk, di kelurahan Kebondalem kota Pemalang beberapa waktu yang lalu. |Ragil 74.







