
ChanelNusantara.com – Nias Selatan | Terkait Dana Pendidikan Indonesia Pintar (PIP) yang disalurkan melalui Rekening siswa dari pusat, membuat sejumlah orang tua murid SD Negeri 078521 Lewa-lewa Kecamatan Boronadu Kabupaten Nias Selatan (Nisel), Provinsi Sumatera Utara, bingung dan merasa aneh.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Pasalnya, dari hasil investigasi dilapangan yang dilakukan tim Awak media ini ,Senin 22/05/2022, beberapa orang tua murid keberatan dengan sikap Oknum Kepala Sekolah (Kepsek) yang diduga kuat melakukan pemotongan Dana bantuan PIP tersebut kepada setiap penerimanya.
Sejumlah orang tua murid penerima bantuan PIP yang tidak ingin disebutkan namanya dalam pemberitaan ini menjelaskan bahwa mereka menerima dari tangan kepala sekolah sebesar Rp.300.000, tapi untuk administrasi Rp. 50.000, sehingga anak penerima dana PIP hanya mendapatkan Rp. 250.000 Rupiah.
Dan yang membuat bingung orang tua, baru belakangan ini oknum Kepsek menyerahkan buku rekening bank BRI milik anak penerima PIP tanpa ATM.
“Dia serahkan kepada kami orang tua murid Rp. 300.000 (Tiga Ratus Ribu rupiah), kemudian kepsek menyinggung tentang bagaimana dengan administrasi untuknya, jadi saya kasih Rp. 50.000 bahkan ada juga yang memberikan Rp. 100.000 kepada Oknum Kepsek” tutur orang tua murid yang tidak ingin disebutkan namanya.
Tak hanya itu, di SDN 078521 Lewa-lewa ini juga diduga terjadi penggelembungan jumlah siswa, dari hasil investigasi dilapangan, tim mendapat informasi bahwa hanya 40 Siswa, sementara di dalam dapodik sekolah berjumlah 100 lebih jumlah siswa.
Sementara itu, keterangan yang disampaikan oleh Kepala Sekolah SD Negeri 078521, Sokhinafaudu Hulu, melalui Telepon selulernya, Selasa, (24/05/22) membantah hal tersebut serta mengatakan dirinya tidak ada melakukan pemotongan dana PIP dan tidak ada menggelembungkan jumlah siswa.
Sokhinafaudu juga menjelaskan bahwa jumlah Siswa di SDN Lewa-lewa hanya 50 lebih, sedangkan jumlah penerima dana PIP dia tidak menjawab dan enggan menjelaskan kepada awak media.
“Saya rasa tidak perlu saya kasih tau sama bapak jumlah penerima PIP itu, karena bukan sama bapak saya pertanggung-jawabkan, itu sama pimpinan saya,” ujarnya.
Namun di sisi-lain, Kepsek SDN Lewa-lewa ini mengakui bahwa Ia menerima ucapan terima kasih dari orang tua murid, mulai 50 Ribu rupiah dan ada juga yang memberikan 100 Ribu rupiah, akan tetapi dia membantah bahwa dirinya memotong dana PIP tersebut.
Lebih lanjut, dikatakan Sokhinafaudu, dia telah menyerahkan uang itu semua kepada orang tua murid, namun Ia tidak menyebutkan nominal berapa jumlah yang ia serahkan kepada orang tua murid.
“Pokoknya semua saya sudah serahkan kepada orang tua siswa,” pungkasnya. | Agus Hulu & tim.






