
Tampak sampah berserakan hingga ke badan jalan, Selasa 16 September 2025, pukul 17.02
Chanelnusantara.com – Batam | Pemerintah kota Batam, secara khusus dalam hal ini Dinas Kebersihan Kota Batam dinilai belum mampu menuntaskan permasalahan penanganan sampah yang terjadi di kota Batam.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Hampir di seluruh penjuru kecamatan tampak ada tumpukan sampah. Atas menumpuknya sampah ini, masyarakat menilai bahwa pemerintah kurang serius menyelesaikan ataupun menangani persoalan sampah ini, hingga tidak mendapatkan solusi penyelesaiannya hingga sekarang.
Seperti halnya di Kecamatan Sagulung, tepatnya di jalan menuju perumahan Yafindo, Fhoniex Garden, Permata Rabayu dan Pondok Rabayu, hingga saat ini masih tampak sampah berserakan di sisi jalan, bahkan hingga ke badan jalan.
Warga sudah terus menerus mengeluhkan keberadaan sampah yang menumpuk di sepanjang sisi jalan arah tempat tinggal mereka ini, bahkan beberapa warga mengaku telah melaporkan hal ini ke RT/RW mereka dan juga ke pihak Kecamatan.
Hasilnya, hingga saat ini belum ada penyelesaian, tumpukan sampah ini menjadi pemandangan nan indah yang harus mereka lihat setiap hari. Warga tidak berdaya dan harus pasrah, menghirup bau menyengat saat melintas dari tumpukan sampah ini.
“Kami berharap pemerintah Kota Batam, Dinas kebersihan, DLH, mengambil tindakan untuk menuntaskan permasalahan sampah di sepanjang jalan pemukiman warga ini,” ujar R Samosir, warga perumahan Pondok Rabayu.
“Kita bingung juga, siapa yang dengan sembarangan membuang sampah disini. Di tempat kami, petugas yang mengangkut sampah ada, kami memastikan ini sampah kiriman. Jika warga setuju,” tambahnya.
Kenyataan sampah yang menumpuk ini, tentu saja sangat mengganggu pemandangan dan pastinya berpotensi menimbulkan masalah kesehatan, namun kenyataannya para pelaku pembuang sampah ini tidak memikirkan hal tersebut.
“Kita berharap Dinas kebersihan Kota Batam peka terhadap masalah sampah ini, jika berbagai upaya telah dilakukan namun tidak berhasil, artinya upaya tersebut belum maksimal. Harusnya ada solusi ataupun tindakan yang lain yang harus dilakukan pemerintah mengatasi sampah ini,” tambahnya.
Terakhir, R Samosir berharap kepada Camat Sagulung yang baru ini agar dengan cepat mencari solusi dan mampu menangani persoalan sampah di sekitar pemukiman mereka. Warga berharap Camat Sagulung yang baru ini, memiliki empati terhadap persoalan yang dialami warganya.
Hal yang sama, Ketua RT 006 RW 018 perumahan Phoenix Garden, sebelumnya kepada media ini juga mengatakan warganya juga sudah resah atas keberadaan sampah ini.
Pihaknya sudah sering melaporkan hal ini kepada pihak Kelurahan Sagulung melalui Ketua RW, dan juga melapor kepada anggota DPRD akan tetapi hingga sejauh ini belum ada tindakan.
“Kita sudah melaporkan hal ini kepada pihak kelurahan dan juga anggota DPRD Batam namun belum ada tindakan,” ujar Mas Tutut.
Lebih lanjut, Ketua RT 006 RW 018 ini berharap agar sampah-sampah tersebut segera diangkut, dan di jalan tersebut dipasang lampu penerangan. Selain itu, jika diperlukan di lokasi tumpukan sampah tersebut ditempatkan petugas untuk berjaga bila saja ada yang membuang sampah sembarang, agar langsung ditangkap.
“Kita berharap sampah tersebut segera diangkut dengan menggunakan alat berat, karena kalau dengan cara manual tidak akan sanggup. Lampu penerangan juga dipasang disana, karena kondisi gelap orang-orang yang tidak bertanggungjawab selalu buang sampah disana,” tegasnya.
“Bila diperlukan, ditempatkan petugas jaga disana, jika ada orang yang buang sampah langsung ditangkap dan diberikan sanksi tegas,” pungkasnya.
Untuk diketahui, berbagai upaya dalam penanganan sampah ini telah dilakukan pemerintah, salah satunya menyampaikan pemahaman dampak sampah melalui sosialisasi, dan juga mengadakan sayembara menangkap pelaku pembuang sampah dengan sembarang.
Namun hal tersebut belum membuahkan hasil yang maksimal, dinamika membuang sampah secara sembarangan yang dilakukan oleh masyarakat juga menjadi kendala dalam penanganan sampah ini. | *




